Renungan harian Anak, Jumat 20 September 2024
Syalom adik-adik Elohim Kids yang dikasihi Tuhan Yesus! Apa kabarnya hari ini? Kakak harap kalian semua dalam keadaan baik dan selalu semangat ya! Hari ini kita akan belajar tentang “Jangan Salah Sangka.” Yuk, kita dengarkan cerita berikut!
Suatu hari, Si burung merpati, sedang merasa kesal. Ia bertemu sahabatnya, Onny, dan langsung meluapkan kekesalannya. “Onny, di sana ada tanaman yang sombong! Setiap kali aku menyentuh daunnya, daunnya langsung mengatup. Rasanya seperti dia tidak mau aku dekati!” kata Si burung merpati dengan nada kesal. Mendengar itu, Onny tertawa dan berkata, “Oh, kawan itu bukan tanaman sombong! Tanaman itu namanya putri malu. Memang begitu cara kerjanya, setiap kali daunnya disentuh, dia akan menutup daunnya. Tapi bukan karena sombong, loh!”

Ternyata Si burung merpati salah sangka, ya! Ia mengira tanaman itu sombong karena menutup daunnya setiap disentuh, padahal tanaman itu memang begitu sifatnya. Dari cerita ini, kita belajar bahwa kita tidak boleh cepat-cepat menilai sesuatu hanya dari apa yang kita lihat di luar. Kadang, penampilan bisa menipu.
Adik-adik, ada kisah serupa di Alkitab tentang nabi Samuel yang tercatat dalam 1 Samuel 16:6-13. Pada suatu hari, Tuhan memerintahkan Samuel untuk memilih raja baru bagi Israel dari keluarga Isai. Ketika Samuel melihat Eliab, anak sulung Isai yang gagah dan kuat, Samuel langsung berpikir, “Pasti ini raja pilihan Tuhan!” Tapi ternyata, Samuel salah sangka! Tuhan tidak memilih Eliab yang tampak gagah. Tuhan justru memilih Daud, anak bungsu yang saat itu sedang menggembalakan domba. Daud mungkin tidak terlihat sekuat kakaknya, tetapi Tuhan melihat hatinya yang tulus.

Apa yang Kita Pelajari dari kita diatas? Adik-adik, terkadang kita juga bisa salah sangka seperti Peggy atau Samuel. Kita melihat sesuatu hanya dari luarnya saja, dan langsung berpikir sesuatu itu baik atau buruk. Misalnya, melihat teman yang diam dan berpikir dia sombong, padahal mungkin dia hanya pemalu. Atau, melihat sesuatu yang tampak indah, tetapi isinya biasa saja.
Tuhan mengajarkan kita untuk tidak menilai seseorang atau sesuatu hanya dari penampilannya. Di dalam 1 Samuel 16:7, Tuhan berkata bahwa manusia melihat apa yang ada di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati. Artinya, Tuhan menilai kita dari hati kita, bukan dari apa yang terlihat di luar.
Jadi, mulai hari ini, mari kita tidak cepat-cepat menyimpulkan sesuatu hanya dari apa yang terlihat. Cobalah untuk mengenal lebih dalam dan mengerti dengan hati yang tulus. Tuhan tidak melihat seberapa bagus penampilan kita, tapi Tuhan melihat apakah hati kita baik dan penuh kasih.
Ayat Hafalan:
1 Samuel 16:7b “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.”
Komitmenku hari ini
Aku mau belajar untuk menilai orang lain dengan benar dan tidak berburuk sangka kepada orang lain. Karena itu aku juga mau belajar menjaga hatiku dengan benar dan berkenan kepada Tuhan
Adik-adik, mari kita belajar untuk tidak cepat salah sangka dan selalu berusaha melihat seseorang atau sesuatu dengan hati yang baik dan terbuka. Tuhan selalu menilai kita dari hati kita, jadi marilah kita jaga hati kita agar selalu penuh dengan kasih dan kebaikan.
Selamat beraktivitas dan Tuhan Yesus memberkati!
YNP – YC