Elohim Ministry umum Like Father Like Son

Like Father Like Son



Renungan Harian Senin, 26 September 2022

Ada sebuah pepatah yang mengatakan, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, atau yang dalam bahasa Inggris “Like Father, Like Son”. Dan sebetulnya, setiap kali kita melihat anak kita, kita sedang melihat diri kita ada disitu. Kita tahu pada waktu Tuhan pertama kali menciptakan Adam dan Hawa, kemudian Adam dan Hawa diberikan anak laki-laki, yaitu kain dan habel, namun kita tahu bahwa kain begitu jahat, sehingga terjadilah pembunuhan pertama kali dibumi, yaitu kain membunuh habel. Tuhan tahu kalo kain sudah membunuh habel, namun Tuhan tidak langsung menghancurkan kain, demikian pula dengan kita. Pada waktu kita berbuat dosa, Tuhan tidak serta merta langsung menghancurkan kita, namun Tuhan memberikan kesempatan kepada kita untuk mengakui dosa kita dan bertobat.

Kejadian 4:16 Lalu Kain pergi dari hadapan Tuhan dan ia menetap di tanah Nod, di sebelah timur Eden.

Kain menetapkan untuk hidup jauh dari Tuhan, Kain menetapkan untuk menjadi orang dunia, karakter dunia, pola pikir dunia, itu yang diadopsi oleh Kain, tapi kita tahu pada waktu Kain meninggalkan Taman Eden, dan kemudian Tuhan memberikan anak yang lain sebagai pengganti Habel, berarti anak yang baik, yaitu Enos. Dan disini kita melihat, pada waktu ada generasi Enos, Enos mulai memanggil nama Tuhan. Darimana Enos memanggil nama Tuhan? Karena dia punya orang tua yaitu Set yang menetapkan diri untuk mendekat dengan Tuhan.

Bagaimana Alkitab menuliskan sejarah keturunan-keturunan mereka, yaitu keturunan Kain dan Set:

Keturunan Kain membangun:

1. Hebat secara Dunia

Ini dituliskan didalam Alkitab, Kain menetapkan dirinya dengan dunia, maka otomatis apa yang diajarkan oleh orangtuanya, pasti sesuatu yang bersifat duniawi.

2. Kekayaan

Orang yang bisa membangun sebuah kota bukanlah orang yang miskin melainkan orang yang kaya raya. Kain adalah orang yang sangat kaya, sampai kekayaannya dapat membangun sebuah kota, dan bukan cuma itu, Kain memiliki seorang anak, namanya Henokh. Dan nama kota yang dibangun oleh kain diberikan juga nama Henokh.

3. Terkenal

Keturunan Kain selain kaya, mereka juga keturunan yang terkenal. Mereka adalah orang-orang yang populer. Dan bukan cuma itu saja.

4. Berkuasa

Kain memperanakkan Henokh, Henokh memperanakkan Irad, Irad memperanakkan Mehuyael, Mehuyael memperanakkan Metusael dan Metusael memperanakkan Lamekh. Lamekh adalah orang yang berkuasa, semua orang pada waktu itu takut kepadanya. Pada waktu Kain keluar dari taman eden, sejujurnya dia takut, karena dia tahu bahwa tidak ada lagi perlindungan Tuhan didalam kehidupannya. Namun sekalipun demikian, Tuhan tetap memberikan janjiNya kepada kain, bahwa setiap orang yang melukainya akan dibalas  tujuh kali lipat, dan karena hal ini kain memilih semakin mantap untuk tinggalkan Tuhan.

Asal muasal mengenai segala keterampilan dan keahlian semuanya berasal dari keturunan Kain. Bukan kebetulan bahwa Tuhan menuliskan semuanya itu didalam kitab kejadian pasal yang keempat. Namun Tuhan mau menunjukkan bahwa orang-orang dunia hanya mencari kekayaan, kekuasaan, popularitas, sekalipun itu dengan cara cara yang kotor.

Sebaliknya dengan keturunan Set:

Pada waktu ada keturunan daripada Set, kejadian pasal 5, Tuhan tidak pernah menuliskan satu katapun, yang menyatakan bahwa keturunannya adalah keturunan yang kaya, populer, berkuasa, dan keturunan yang pandai, tapi yang dituliskan didalam Alkitab adalah keturunan yang takut akan Tuhan, keturunan yang bergaul dengan Allah.

  • Kejadian 5:22, Dan Henokh hidup bergaul dengan ALLAH selama tiga ratus tahun lagi.
  • Kejadian 6:9, Dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.

Dijaman sekarang sangat susah untuk membangun sebuah generasi yang hidup bergaul dengan Tuhan, ada begitu banyak faktor yang mempengaruhinya. Tapi kalau kita melihat, mulai dari keturunan set sampai kepada keturunan Nuh, adalah keturunan yang hidup bergaul dengan Tuhan. Ini menunjukkan orangtua yang takut akan Tuhan adalah orangtua yang akan mewariskan iman kepada keturunannya.

Biarlah pengalaman-pengalaman hidup yang kita alami bersama dengan Tuhan, bahwa DIA adalah Tuhan yang hidup, Tuhan yang menyembuhkan, Tuhan yang penuh Kasih. Apa yang kita alami selama hidup bersama sama dengan Tuhan, bagikan itu kepada keturunan kita, supaya mereka kenal, bahwa ALLAH yang kita sembah adalah Allah yang luarbiasa.

Mazmur 37:28, sebab TUHAN mencintai hukum, dan Ia tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya. Sampai selama-lamanya mereka akan terpelihara, tetapi anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.

Kalau kita melihat keturunan kain. Kain, henokh,irad, mehuyael, metusael, lamekh, yabal,yubal,tubal-kain, setelah keturunan ini, mereka selesai, Tuhan tidak pernah lagi menuliskan keturunan kain. Kemana kekayaan, kekuasaan, dan kepandaian mereka? Akhirnya yang menikmati adalah orang percaya.

7 keturunan kain selesai, namun berbeda dengan keturunan set. Keturunannya adalah keturunan yang berkesinambungan, karena mereka memperkenalkan Tuhan kepada keturunan mereka dari generasi ke generasi. Impian  Allah buat kita adalah  bukan hanya bicara tentang kaya, populer, berkuasa dan pandai. Tetapi impian Allah yang utama adalah menjadikan kita orang yang hidup benar dihadapanNya. Karena mata Tuhan hanya tertuju kepada orang-orang yang mengasihiNya.

Mari kita menjadi orangtua yang sungguh-sungguh untuk menetapkan diri untuk hidup sesuai dengan Firman Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati

Rangkuman Khotbah

Pdt. Ester Budiono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *