Elohim Ministry umum Orang yang Hidup Memuliakan Allahnya

Orang yang Hidup Memuliakan Allahnya



Renungan Harian, Sabtu 09 Mei 2026

Bacaan: Daniel 6

Syalom saudaraku . . ., Perikop ini menceritakan bagaimana ketika ia di masukkan ke gua singa, tetapi singa tidak memakannya karena Daniel percaya bahwa Allah-Nya sanggup melindunginya dari terkaman singa. Namun kalau kita petik suatu pelajaran yg sangat berharga dari firman Allah tentang Daniel dalam gua singa. Daniel adalah suatu pribadi yang hidup di Zaman pemerintahan tiga raja yaitu raja Nebukadnezer, raja Belsyasar dan raja Darius. Daniel bukan hanya sekedar hidup di tiga zaman pemerintahan raja tapi Daniel adalah seorang yg dipilih oleh raja-raja tersebut menjadi orang penting ! dalam pemerintahannya, sekalipun Daniel hadir sebagai kaum minoritas dan hidup di tengah bangsa yang tidak menyembah Allah yang benar. Tetapi Daniel adalah satu pribadi yang sangat mempermuliakan AllahNya, hal ini dapat kita lihat dari pernyataan atau pengakuan dan perintah salah satu raja Darius yaitu supaya seluruh kerajaan yang dikuasainya harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya, pemerintahanNya tidak akan binasa dan kekuasaanNya tidak akan berakhir (ayat 27)

Melalui kisah ini kita dapat belajar bagaimana ciri hidup yang memuliakan Allah :

KETEGUHAN HATINYA

“Demi di dengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia kerumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yg terbuka ke arah Yerusalem ; tiga kali sehari ia berlutut sertya memuji AllahNya, seperti yg biasa dilakukannya “

Ketika seseorang berada dalam kesulitan, tekanan atau masalah berat biasanya orang mudah sekali meragukan atau bimbang dan melupakan atau meninggalkan Tuhan, mata jasmaninya hanya tertuju kepada besarnya masalah.Tetapi Daniel tidak goyah imannya kepada Allahnya, keteguhan hati Daniel sungguh luar biasa, tekadnya mengiring Tuhannya tidak pernah goyah, apapun yg terjadi pada dirinya, ia percaya bahwa Allahnya sanggup menyelamatkannya. Ulangan 31 : 6 berkata “ Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, jangan takut dan jangan gentar karena mereka, sebab Tuhan Allahmu, Dialah yg berjalan menyertai engkau ; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau “.

KESETIAANNYA

 “ ,….Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yg terbuka ke arah Yerusalem ; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya,….”

Rumah ini menggambarkan daniel sebagai orang yang setia kepada Tuhan, dalam hidupnya dia tidak pernah lalai beribadah kepada-Nya, baik dalam pembuangan di babel maupun ditengah-tengah orang yg menyembah dewa-dewa dan menyembah raja. Sekalipun diperintahkan untuk menyembah raja Darius, orang Media itu, ia tidak mau melakukannya. Daniel berketetapan hati untuk setia dan siap membayar harga atas imannya kpd Allahnya, demikian juga Tuhan mau supaya kita menjadi imatnya yg setia sampai mati (Wahyu 2 : 10b) berkata,…Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan “.

KETEKUNANNYA

“ ,…..tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya “‘ Daniel menyembah Allahnya setiap hari. Di tengah fitnahan dan ancaman hukuman yg sangat berat, yaitu hukuman mati, ia tetap beribadah kpd Allahnya. Di tingkap-tingkap atas rumahnya yg menghadap ke Yerusalem, dia dengan tekun, berdoa dan memuji Allahnya. Dan Tuhan menilai bahwa ketekunan adalah hal yang sangat penting yang harus dimiliki oleh setiap orang percaya, sebagai mana tertulis dalam kitab Wahyu 14 : 12 ,…Yang penting disini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus “.

KEYAKINANNYA

“ Allahku telah mengutus malaikatnya untuk mengatupkan mulut singa-singa itu, sehingga mereka tidak mengapa-ngapakan aku, karena ternyata aku tidak bersalah di hadapanNya ; tetapi juga terhadap tuanku, ya raja. aku tidak melakukan kejahatan “. Daniel memiliki keyakinan yg sangat kuat bahwa Allahnya sanggup melakukann yang terbaik baginya. Daniel sangat percaya kepada Allahnya sehingga hinaan, fitnahan,hukuman, bahkan kematian tidak dapat mengubah keyakinan dan kepercayaannya. Rasul Paulus berkata dalam 2 Timotius 1 : 12 “ Itulah sebabnya aku menderita semuanya ini, tetapi aku tidak malu ; karena aku tahu kepada siapa aku percaya dan yakin bahwa Dia berkuasa memeliharakan apa yang telah dipercayakan-Nya kepadaku hingga pada hari Tuhan “.

Kesimpulannya : Daniel dalam posisinya sebagai minoritas tetap menunjukkan cara hidup yang benar, yaitu hidup sesuai dengan cara Tuhan, sehingga Daniel menikmati keajaiban Allah dalam setiap proses hidupnya. Oleh karena itu apapun yang terjadi dalam hidup kita harus tetap percaya dan yakin bahwa Allah sanggup untuk menolong dan menyelamatkan kita. Amin

Tuhan Memberkati

EW

JOIN GRUP

Dapatkan Link renungan Harian dari elohim.id setiap hari dengan bergabung kedalam Grup Renungan Harian kami
Silahkan ketik Nama (spasi) Daerah asal (Spasi) No Hp yang anda daftarkan
Kirim ke 0895-1740-1800
Tuhan Memberkati dan tetap bertumbuh dalam kebenaran Firman Tuhan
atau Klik tombol dibawah ini :

Anda juga bisa mengikuti saluran Renungan Harian Kristen Elohim.id di WhatsApp dengan klik tautan berikut:
https://whatsapp.com/channel/0029Vb7dcZJL7UVRcABBMw1f

Atau klik tombol dibawah ini >>>

1 thought on “Orang yang Hidup Memuliakan Allahnya”

  1. Amin, terima kasih Tuhan untuk berkat Mu pada pagi hari ini. Apapun yang terjadi dalam hidup kita, kita harus tetap percaya dan yakin bahwa Allah sanggup untuk menolong dan menyelamatkan kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *