“Roh Kudus Penolong, Pengajar dan Penghibur hidupku”

“Roh Kudus Penolong, Pengajar dan Penghibur hidupku”

Renungan harian Youth Jumat, 21 Mei 2021

Kisah Rasul 1:8, Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu.

Hallo …. Teman-teman Youth yang dikasihi Tuhan, bagaimana kabarmu hari ini, saya harapkan kalian semua dalam keadaan sehat, dan tentunya tetap semangat dalam membaca dan merenungkan Firman Tuhan.

Renungan Firman Tuhan pagi ini sungguh luar biasa, kita sebagai anak-anak Tuhan memiliki janji yang luar biasa dari Tuhan, yaitu kita bisa menerima kuasa yang dahsyat yang dijanjikan oleh Tuhan. Karena Roh-Nya sendiri yang mau tinggal dalam diri kita, orang –orang percaya dan yang mengasihiNya.

Tidak terasa, masa pandemi ini sudah setahun lebih  kita lalui, ada banyak hal sulit yang harus kita jalani, hingga sampai saat ini. Kalian sebagai pelajar, tentunya juga mengalami berbagai kesulitan, dan perlu penyesuaian, kalau sampai saat ini masih banyak dari kalian yang harus belajar secara online, itu punya kendala tersendiri bagi beberapa orang,  demikian juga ibadah juga masih online, belum lagi kita harus menghadapi virus corona ini yang masih menghantui kehidupan kita, ada banyak teman-teman, saudara kita yang dipanggil Tuhan. Inilah kenyataan hidup yang harus tetap kita jalani sampai saat ini. 

Tapi pagi ini kita diingatkan lagi dengan Firman Tuhan, dimana Dia menjanjikan Roh Kudus yang selalu siap menolong kehidupan kita, bagaimanapun keadaan kita saat ini, ada Roh Kudus yang siap menolong, mengajar dan menghibur kita.

1.Roh Kudus Penolong.

1 Korintus 12:3  Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: “Terkutuklah Yesus!” dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: “Yesus adalah Tuhan”, selain oleh Roh Kudus.

Kalau saat-saat ini iman kita mulai lemah, karena pandemi ini, kita patut bersyukur, karena ada Roh Kudus yang senantiasa mengingatkan kepada kita dan kita bisa tetap mengaku, bahwa Yesus adalah Tuhan, sebab hanya Roh Kudus yang bisa membuat orang percaya kepada Tuhan Yesus. Kita juga patut bersyukur, bahwa kita adalah umat – umat pilihan Allah, sehingga kita bisa mengenal Tuhan Yesus sebagai  Tuhan dan Juru selamat kita, oleh sebab itu jangan kita sia-siakan pengiringan kita kepada Tuhan, apapun yang terjadi saat ini, kalau kita boleh mengenal Allah, kita bisa melewati setiap masalah kehidupan ini setiap hari , setiap waktu  bersama Tuhan. Sebab kita punya Allah yang dahsyat dan luar biasa.

2. Roh Kudus Pengajar.

Yohanes 16:13, Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran .

Ayo teman-teman Elohim Youth, kita mohon Roh Kudus menguasai kehidupan kita, sehingga kita dimampukan melewati masa-masa ini bersama-Nya, sehingga kalau saat-saat ini kita mulai melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada Tuhan, kita bisa cepat berbalik kepada jalan-jalanNya yang benar. Kita sebagai orang-orang pilihan Tuhan, harus selalu menghargai karya Roh Kudus dalam hidup kita, yang senantiasa membawa kita kepada kebenaran. Jangan sampai kita mendukakan Roh Kudus , sehingga kita tidak berjalan dalam tuntunan-Nya dan kita semakin terperosok ke dalam jurang doa, yang akhirnya bisa membawa kita kepada kebinasaan.

3.Roh Kudus Penghibur.

Yohanes 14:26, tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu  kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.

Ada beberapa dari kita, yang kehilangan orang yang dikasih karena pandemi ini, Tapi kita patut bersyukur kepada Tuhan, yang memberikan penghiburan bagi kita melalui Roh Kudus yang ada dalam kehidupan kita. Disaat-saat kita gak berdaya, biarlah kita mengingat, bahwa masih ada Roh Kudus yang memberi penghiburan bagi kita, kita mohon Roh Kudus menghibur kehidupan kita, sehingga kita bisa kuat lagi dalam menjalani kehidupan ini.

Ayat Pokok kita pagi ini mengatakan “Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu” Biarlah ayat ini semakin nyata dalam kita menjalani kehidupan ini, apapun keadaanmu saat ini, kita tahu, ada Roh Kudus, yang selalu menolong, mengajar dan menghibur kehidupan kita, sehingga kita menjadi orang-orang yang terus membawa dampak yang baik dan dimampukan untuk menjadi saksi-saksi Tuhan di tengah-tengah kehidupan yang semakin sukar ini.

Komitmenku hari ini

Aku mau belajar untuk terus berjalan dalam tuntunan Roh Kudus setiap hari, karena Roh Kudus yang menuntun, mengajar aku untuk hidup benar dan menjadi penghibur yang menguatkanku setiap waktu.

Tuhan Yesus memberkati.

RA – LP

El Rei di Spotify

“JANJI YANG DITEPATI”

“JANJI YANG DITEPATI”

Renungan Harian Anak Jumat, 21 Mei 2021

Kisah para Rasul 2:1-13      

Shalom selamat pagi adik-adik  elohim kids…selamat mendengarkan renungan kembali ya…pastinya adik-adik akan selalu disegarkan dengan renungan Firman Tuhan setiap hari

Adik-adik renungan kakak kali ini, kakak beri judul “JANJI YANG DI TEPATI”. Adik-adik pernah nggak sih? Janji kepada teman atau kepada seseorang kemudian adik-adik lupa atau memang sengaja tidak ditepati. Mungkin sebaliknya, adik-adik pernah di janjikan sesuatu oleh orang lain, mungkin mama.. ayah…atau teman adik-adik. Kalau kita dijanjikan sesuatu tidak ditepati pastinya kita kecewa banget dan marah ya adik-adik.

Nah … Tetapi berbeda dengan renungan kakak pagi ini : yaitu janji Tuhan Yesus kepada Murid-mirudNya. Kira-kira apa ya adik-adik janji Tuhan Yesus ??? Di dalam Yohanes pasal 14, Tuhan Yesus berjanji akan memberikan Roh Kudus, yaitu Roh yg akan penghibur dan penolong mereka.

Adik-adik apakah Tuhan Yesus menepati janjiNya?…ternyata didalam Kisah para Rasul 2:1-13, disana diceritakan, ketika semua murid Tuhan Yesus sedang berkumpul dan berdoa bersama, tiba-tiba suatu bunyi seperti tiupan angin keras, memenuhi seluruh rumah  dimana murid-murid Tuhan Yesus  duduk, tampak seperti nyala lidah api hinggap kepada mereka masing-masing, maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus yaitu Roh yang akan menolong mereka, Roh yang membuat murid-murid Tuhan Yesus penuh hikmat, yaitu  Roh kudus yang  dijanjikan kepada mereka, kemudian murid itu  memuji Tuhan dan bersuka cita, sebab janji Tuhan telah di tepatiNya.

Adik-adik Elohim Kids yang dikasihi Tuhan Yesus, janji itu ternyata bukan cuma untuk murid-murid Tuhan pada waktu itu saja…tetapi juga untuk kita semua untuk kakak, mama, papa, kakak, adik dan semua orang yang mau percaya dan berdoa memintanya…..

Karena kita juga perlu seorang penghibur dan penolong yang  akan menyertai kita setiap hari. Ayo adik-adik sepanjang minggu ini kita belajar mengenai Roh Kudus, ayo adik-adik berdoa dengan sungguh-sungguh meminta penyertaan Roh Kudus setiap hari, karena kita sebagai anak-anak Tuhan harus mengandalkan kekuatan Tuhan melalui Roh KudusNya dalam hidup kita.

Sekarang kita baca ayat hafalan kita,

Yohanes 14:16 Aku akan meminta kepada Bapa,dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain,supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya    

Komitmenku hari ini

Trima kasih Tuhan Yesus Engkau selalu menepati janji-Mu, ajari aku untuk mau selalu mengandalkan pertolongan Roh Kudus setiap hari

Amin…

YF – YC

“Roh yang sangat Membantu dalam Berdoa”

“Roh yang sangat Membantu dalam Berdoa”

Renungan Harian Jumat, 21 Mei 2021

Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.(Rm. 8:26-27)

Saat ini di Indonesia mengenal 6 agama resmi, dan salah satu elemen yang menonjol dalam sebuah agama adalah doa. Dalam Kekristenan juga memandang doa sebagai sebuah aktivitas rohani yang penting. Bahkan kita sering mendengar kutipan yang berbunyi, “doa adalah nafas kehidupan orang percaya.” Hal ini didukung juga oleh Alkitab. Misalnya, rasul Paulus mengingatkan “bertekunlah dalam doa” (Kol. 4:2). Dari ayat ini, kita melihat bahwa doa merupakan perintah dari Tuhan sendiri dan kita diminta untuk melakukannya dengan ketekunan.

Namun, banyak orang yang gagal untuk bertekun dalam berdoa. Mengapa? Mungkin ini disebabkan oleh dua alasan:

Pertama, sebagian orang tidak berdoa karena merasa hidupnya baik-baik saja.
Kedua, sebagian orang lainnya berhenti berdoa karena merasa persoalan hidup mereka terlalu berat. Apalagi, telah lama jawaban doa yang dinanti tidak kunjung terjadi.

Untuk itu, mari kita renungkan Roma 8:26-27. Dari pembacaan kedua ayat ini, bagian yang menjadi kunci ada pada kalimat “Roh membantu kita dalam kelemahan kita.” Berlawanan dengan banyak ajaran yang menonjolkan kekuatan manusia, Allah justru mengajarkan bahwa kita itu sebenarnya lemah. Inilah yang seharusnya menjadi titik awal untuk berdoa. Tanpa kita menyadari bahwa  diri kita lemah, maka kita tidak akan memiliki dorongan untuk berdoa.

Apa kelemahan kita?

Sebagai manusia kita memiliki kelemahan, kita rentan terhadap ketidaksempurnaan yang ada di dunia. Kita tidak bisa menghindari sakit penyakit, penuaan, dan kematian. Ditambah, permasalahan hidup yang berat bisa tiba-tiba terjadi dan menimpa hidup kita. Sementara, di dalam diri kita pun ada perjuangan melawan dosa, yang sering kali sangat berat untuk dilawan dengan kekuatan manusiawi kita.

Paulus coba menjelaskan hal ini dalam surat Roma pasal ke-8 ini. Walaupun kita telah dibebaskan dari ancaman hukum Taurat karena Kristus, tetapi kita masih harus merasakan perjuangan hidup di dunia. Inilah yang dirasakan oleh jemaat di Roma yang sedang mengalami penganiayaan karena iman mereka.

Kita bersyukur, janji Tuhan Yesus untuk memberikan Penolong telah digenapi (Yoh. 14:16) sehingga kita bisa hidup dalam Roh. Artinya, kita akan selalu disertai oleh Roh Kudus dalam setiap perjuangan hidup kita, termasuk dalam berdoa.

Bagaimana cara-Nya?

Dalam bahasa aslinya, kata “membantu” tadi juga memiliki makna “turut memikul beban.” Roh Kudus akan menopang kita ketika kita tidak mampu untuk berkata “Jadilah kehendak-Mu!” (Mat. 26:42) di tengah kesulitan hidup kita.

Dia akan membantu kita untuk mengutarakan kerinduan hati kita yang terdalam kepada Allah, yang juga mengetahui seluruh isi hati kita (ay. 27). Lihat, ada kerja sama di antara Allah Tritunggal ketika kita berdoa, sehingga kita yakin bahwa jawaban doa yang kita terima pasti yang terbaik. 

Sebagai orang percaya, inilah kekuatan doa yang kita miliki. Ketika berdoa, kita masuk ke dalam wilayah spiritual melalui pekerjaan Roh Kudus. Kita akan memperoleh kekuatan dan cara pandang yang benar, walaupun kesulitan hidup masih ada.

Jadi, jangan sampai lagi kita berdoa dengan kekuatan sendiri. Tanpa melibatkan Roh Kudus, maka doa kita akan berpusat pada diri sendiri dan suatu saat, kita pasti akan kehilangan gairah untuk berdoa.

Setelah memahami ini, tidak heran kalau kita melihat bahwa semua tokoh pelayanan pastilah juga seorang pendoa. Termasuk, Anak Allah sendiri. Teladanilah mereka semua, supaya kita tetap teguh berdiri dalam menjalankan kehendak Tuhan di tengah segala kesulitan hidup yang ada.

Amin.

DS