“JAMINAN TUHAN MELALUI ROH KUDUS”

“JAMINAN TUHAN MELALUI ROH KUDUS”

Renungan Harian Youth Selasa, 18 Mei 2021

Rekan-rekan youth, izinkan saya untuk memberikan beberapa pertanyaan sebagai suatu refleksi dari renungan firman Tuhan pagi ini.

Apa yang membuat seseorang membeli suatu barang?

Rekan-rekan pasti sering melihat penjual ember/bak cucian melintas di depan rumah dan yang berkeliling di jalanan.  Satu hal yang ia lakukan adalah membuat suara yang nyaring dari benturan barang dagangannya sekeras mungkin, untuk membuktikan bahwa barang dagangannya adalah barang yang tidak mudah rusak.  Itu adalah suatu bentuk jaminan bahwa barang dagangannya kuat, dan ia memastikan bahwa anda tidak akan rugi membeli barang dagangannya. Dan setiap kita pasti selalu teliti dalam membeli sesuatu (baik online maupun offline), dan kalo itu adalah barang yang baru, pasti selalu ada kartu garansi, supaya kalau ada kerusakan dan ketidaksesuaian dari barang yang kita beli, kita bisa complain dan kita bisa menerima ganti rugi…. Nah, kita lanjut nih di pertanyaan berikut,

Apa yang menyebabkan kekristenan tahan uji dan tidak mati?

Mari kita lihat di dalam Alkitab suatu kisa menarik yang dialami murid-murid Yesus.

Kisah 5:38-39  Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Allah. Nasihat itu diterima.

Setelah Yesus naik ke sorga dan murid-murid telah dipenuhi Roh Kudus, maka yang muncul di dalam diri para murid adalah keyakinan yang kuat untuk memberitakan Injil dan Kedatangan Yesus yang kedua kalinya; dan dalam Kisah 5:26 merupakan suatu situasi yang sangat mengancam nyawa para murid dan bahkan bisa jadi aktivitas memberitakan Injil terancam berhenti jika para murid diadili di Mahkamah Agama. (Kisah 5:26-39). Tuhan Yesus Kristus telah membuktikan kepada murid-murid bahwa Penolong yang Ia maksud benar-benar datang untuk mereka.  Kepenuhan Roh Kudus di kamar loteng yerusalem adalah suatu jaminan yang besar untuk para murid melakukan pekerjaan yang lebih besar lagi.  dan mereka benar-benar mengamalkan perintah agung Tuhan Yesus dengan sebuah garansi/jaminan, yaitu:

Kisah Para Rasul 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Kuasa yang diterima oleh para murid dalam kepenuhan Roh Kudus pada hari Pentakosta adalah, kuasa yang membangkitkan keberanian di dalam diri mereka menjadi saksi-saksi Kristus, dan sekalipun diseret ke Mahkamah Agama, mereka tetap berani bersaksi tentang Tuhan.

Rekan-rekan youth, Roh Kudus adalah suatu jaminan bagi kita untuk:

1. Menjadi Taat kepada Tuhan Yesus Kristus

Kisah Para Rasul 5:29 Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: “Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia.

Ini merupakan suatu keberanian yang harus juga ada dalam diri tiap orang percaya.  Di kala ketidakadilan lebih dipertontonkan, ingatlah bahwa Allah selalu ada dan selalu ingin melihat ketaatan kita.  Di saat ada godaan untuk menyerah di dalam hidup ini, taat kepada Allah lebih berfaedah daripada menyerah.

Kekuatan orang-orang muda ada dalam konsistensi mereka dalam mengerjakan sesuatu. Jika saja tiap-tiap orang muda dipenuhi oleh Roh Kudus, konsistensi dan ketaatan kita akan menjadi kekuatan yang besar dalam menjadi saksi Kristus. Mari ijinkan Roh Kudus menguasai kehidupan kita, sehingga ketaatan yang ada dalam diri kita membawa kita pada suatu pengalaman-pengalaman indah saat kita berjalan bersama dengan Tuhan.

2. Terus berpihak pada kehendak Allah

Roma 8:31, Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?

Perkara Allah tidak dapat dibatasi dengan keterbatasan manusia. Jika Allah berkehendak, semua orang bisa Ia pakai untuk menegakkan pekerjaan-Nya.Yang dibutuhkan umat Tuhan adalah peka dengan karya-karya Allah. Dalam menghadapi tuduhan di mahkamah Agama, satu hal yang para murid tunjukan adalah keberpihakan mereka kepada kehendak Allah, dan Allah benar-benar menghadirkan pembalaan untuk mereka sehingga mereka bisa dilepaskan dari tuduhan-tuduhan yang menghalangi mereka memberitakan injil.

Gamaliel berkata:sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap tetapi kalau berasal dari Allah, kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini;

Para murid tentu melaksanakan pekerjaan Allah, jika tidak, tentu berita injil tidak akan tersebar bahkan sampai sekarang ini. Ini membuktikan bahwa kekuasaan Allah tidak dapat dibatasi oleh manusia. Namun jika Allah berkehendak untuk melakukan sesuatu, pasti semuanya memiliki tujuan.

Rekan-rekan youth, apa yang membuat kekristenan bertahan hingga sekarang ini? tentu adalah karya Roh Kudus yang memberikan kuasa bagi setiap kita untuk menjadi taat dan berpihak pada kehendak  Allah. 

Saat orang lain meninggalkan iman mereka, disana kita pasti menemukan ketidaktaatan dan inkonsistensi. Namun, jika kita tetap bertahan dengan iman kita, maka penyertaan Tuhan akan selalu tersedia bahkan saat kita berada dalam lembah kekelaman.

Jika kita merasa situasi sekarang ini sangat berat, tentu kita harus sadar bahwa yang berkuasa mengadakan semuanya ini adalah Tuhan.  Dan tentunya respon kita yang telah dipenuhi oleh Roh Kudus adalah terus TAAT dan berpihak kepada kehendak Allah, karena ada jaminan yang luar biasa bagi mereka yang terus taat kepada Allah. Mereka akan disertai senantiasa sampai kepada akhir zaman.

Komitmen Kita:

Aku mau terus mempersilahkan Roh Kudus memenuhi hidupku, supaya aku menjadi Taat dan terus konsisten dalam iman kepada Yesus Kristus sehingga dapat menjadi saksi Kristus dalam segala situasi.

Amin
Tuhan Yesus Memberkati

RM- AC

Spotify Elohim Radio

“Dituntun dan Dipenuhi Roh Kudus”

“Dituntun dan Dipenuhi Roh Kudus”

Renungan Harian Selasa, 18 Mei 2021

Ayat bacaan Kisah Rasul 4:12-14

Lima puluh hari setelah hari Paskah, kita memperingati hari Pantekosta, yaitu hari pencurahan Roh Kudus, maka seratus dua puluh orang mengalami kepenuhan Roh Kudus. Bahkan Petrus yang sempat menyangkali Yesus sebanyak tiga kali, saat mengalami lawatan Roh Kudus, seketika itu juga memiliki keberanian untuk bangkit dan berkhotbah, sehingga Alkitab mencatat ada ribuan orang menyerahkan diri untuk di baptis dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru S’lamatnya dan ini menjadi cikal bakal adanya dari gereja mula-mula.

Kisah Para Rasul 4 ini menceritakan bagaimana perjuangan Petrus dan Yohanes dalam memberitakan dan bersaksi tentang kebangkitan Yesus dari antara orang mati. Pada saat itu, para imam serta orang saduki sangat marah, karena mereka berdua mengajarkan dalam Yesus ada kebangkitan dari antara orang mati, dan akhirnya mereka dibawa kehadapan Mahkamah Agama dan diserahkan dalam Tahanan. Tetapi pada saat itu, ada banyak orang yang percaya dengan kesaksian Petrus dan Yohanes, dan akhirnya mereka dibebas, karena para Imam, Pemimpin Yahudi serta Ahli ahli Taurat takut terhadap orang banyak yang percaya itu.

Sama seperti Petrus yang memiliki keberanian untuk bersaksi karena telah di penuhi oleh Roh Kudus, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memiliki keberanian untuk bersaksi, karena kita telah di penuhi oleh Roh Kudus.

Dan pada hari ini, kita mau meilhat dan belajar, apa dampak yang terjadi, ketika Petrus dan Yohanes dipenuhi oleh Roh Kudus:

1.MENGALAMI PERUBAHAN

KISAH PARA RASUL 4:13, Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus.

Kita mengetahui bahwa Petrus dan Yohanes, bahkan kebanyakan murid-murid Yesus adalah orang-orang yang sangat sederhana dan bermata pencaharian sebagai seorang nelayan, yang tentu saja pendidikan mereka juga tidak luar biasa. Tetapi setelah mereka mengalami lawatan Roh Kudus, kehidupan mereka mulai mengalami perubahan yang drastis. Yang dahulunya seorang penakut, saat ini menjadi seorang yang berani berdiri di hadapan banyak orang dan memberitakan kebenaran Firman Tuhan. Orang-orang yang biasa-biasa saja di hadapan orang lain menjadi seorang yang sanggup melakukan perkara yang sangat luar biasa. Hal tersebut bisa terjadi karena mereka telah mengalami perubahan dan penyertaan dari Roh Kudus, sehingga bersama Tuhan, mereka memiliki keberanian dan kesanggupan untuk membuat perkara yang luar biasa bahkan di luar kebiasaan.

2.MENJADI SEORANG YANG BERANI UNTUK BERSAKSI

Kisah Para Rasul 4:31 (TB)  Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.

Orang yang berani bersaksi adalah orang yang memiliki tindakan spontan yang bisa mereka lakukan, sebab mereka tertarik pada pengalaman bersama Roh Kudus, sehingga tanpa di suruhpun mereka akan dengan senang hati untuk bersaksi. Pertanyaannya sekarang adalah mengapa kebanyakan orang malas untuk bersaksi? Karena mereka kurang memiliki pengalaman, dan ada hal lain yang lebih menarik untuk mereka ceritakan di bandingkan jika mereka bercerita tentang pengalaman mereka bersama Roh Kudus.

Sesungguhnya bagi orang yang telah di penuhi oleh Roh Kudus, mereka akan menganggap bahwa Tuhan, Firman Tuhan dan Roh Kudus adalah sesuatu yang menarik dalam sepanjang kehidupan mereka. Jika mengasihi Tuhan dengan kekuatan sendiri, maka kita akan lebih sering kecewa, tetapi jika kita mengasihi Tuhan dengan kemampuan yang berasal dari Roh Kudus maka kita akan di mampukan untuk mengasihi bahkan untuk setia sampai selamanya, sehingga kita memiliki kekuatan untuk bersaksi.
Untuk itu, kita perlu meminta kepada Tuhan, agar DIA memberikan Roh Kudus itu kedalam hidup kita.

Dalam Lukas 11 ayat 13 menuliskan
“Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.”

3. Menjadi Murah Hati

Kisah Para Rasul 4:32-35 (TB)  Adapun kumpulan orang yang telah percaya itu, mereka sehati dan sejiwa, dan tidak seorang pun yang berkata, bahwa sesuatu dari kepunyaannya adalah miliknya sendiri, tetapi segala sesuatu adalah kepunyaan mereka bersama. Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. Sebab tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa dan mereka letakkan di depan kaki rasul-rasul; lalu dibagi-bagikan kepada setiap orang sesuai dengan keperluannya.


Jika kita membuka hati dan berdoa meminta Roh Kudus memenuhi hidup kita, maka Roh Kudus akan melakukan jauh lebih banyak dari apa yang sanggup kita minta dan pikirkan.
Dalam kehidupan ini ada begitu banyak hal bisa membuat kita jatuh dalam dosa, membuat hati kita berubah dan menjadi dingin, untuk itu kita sangat memerlukan peran Roh Kudus dalam kehidupan kita.

Sebab Roh Kudus bukan hanya membuat kita berubah, dan bukan hanya membuat kita berani, Roh Kudus juga bisa membuat iman kita tetap teguh, Roh Kudus juga menjadi tempat penghiburan kita. Jadi mari kita mulai membangun hubungan yang dekat Yesus, minta agar Dia memberikan penolong yaitu Roh Kudus dalam hidup kita.

Tuhan Yesus Memberkati….

YG

“SAHABAT SELAMANYA”

“SAHABAT SELAMANYA”

Renungan Harian Anak, Selasa 18 Mei 2021

Lukas 24:44-53

Selamat pagi adik-adik semua. Bagaimana kabarnya hari ini. Yuk sama-sama kita belajar Firman Tuhan pada hari ini. Jangan lupa dibaca yah ayat renungannya hari ini, berdoa minta Roh Kudus memberikan pengetahuan untuk membantu kita memahami Firman Tuhan pada hari ini.

Kakak mau cerita sedikit nih tentang seorang anak yang ceria, senang bermain dan belajar, mempunyai banyak teman dan yang terpenting rajin baca Firman Tuhan. Anak ini namanya adalah Resa. Namun suatu hari, wajahnya terlihat sangat kusut kayak baju belum disetrika. Hari itu moodnya lagi kurang bagus dikarenakan kejahilan temannya yang Resa rasa sudah keterlaluan. Dia berjalan pulang dengan tidak bersemangat dan sangat murung. Kemudian, sahabat dekatnya, Vira menghampirinya dan merangkulnya. “Hayo, kenapa nih cemberut terus? Galau yah mikirin tugas” gurau Vira mencoba menghibur Resa. “Aku lagi ga mood nih mau ngapa-ngapain.” Sahut Resa yang masih ga mood. “ Yaudah, kerumahku aja dulu, yah. Kamu harus cerita semua ke sahabatmu ini biar kamu lebih lega.” Kata Vira. “Soal kamu dicari orang tuamu nanti aku minta tolong mama deh buat ngasih tau kalau kamu lagi main di rumahku. Tambahnya. Perlahan tapi pasti wajah Resa pun kembali memancarkan sinar girangnya karena sahabatnya, Vira mau menemaninya dan mau mendengarkan curhatnya disaat lagi bad mood.

Wah enak yah punya sahabat. Bisa saling cerita apa saja sampai ke masalah pribadi, yang menyangkut kondisi dan mood kita karena sudah pasti kita bisa saling menjaga rahasia. Sama seperti kisah pembacaan kita hari ini. Sebelum Yesus kembali ke sorga, Yesus berjanji akan memberikan “Penolong” atau “Sahabat Sejati” untuk setiap orang yang percaya.

Setiap kali kita mendengar kata berpisah, tentu yang terlintas dalam benak kita ialah suatu peristiwa  sangat menyedihkan. Namun, tidak demikian dengan perpisahan Yesus dengan para murid. Berpisahnya para murid dengan Yesus, yaitu ketika Ia terangkat ke surga, peristiwa tersebut justru menghadirkan sukacita di antara mereka.

Dalam injil Lukas 24:44-53 Hal apa yang membuat para murid dapat bersukacita di tengah kenyataan akan berpisah dengan Yesus, Guru dan Tuhan mereka?

Pertama, mereka mengerti Kitab Suci (Ayat 44-47).

Para murid bersukacita karena mereka melihat maksud Allah di balik semua peristiwa yang mereka alami bersama Yesus. Pengertian akan kebenaran membuat seseorang memahami bahwa segala sesuatu terjadi menurut rencana Allah.

Kedua, mereka akan menerima Roh Kudus (Ayat 49).

Tuhan tidak meninggalkan mereka seorang diri, tetapi akan mengirimkan kuasa yang memperlengkapi mereka dalam memberitakan pengampunan dosa dan menyerukan pertobatan kepada segala bangsa.

Ketiga, mereka menerima berkat dari Tuhan (50).

Berkat dari Allah merupakan peneguhan mereka sebagai pemberita Injil. Tuhan akan menyertai pemberitaan Injil dengan kuasa yang menyertai mereka.

Keempat, mereka adalah saksi mata (51).

Betapa bahagianya mereka dapat menyaksikan secara langsung peristiwa terangkatnya Yesus ke surga, sehingga bukan dari kata orang mereka mendengar hal tersebut.

Adik-adik disaat hati kita sedang susah dengan segala macam situasi yang buruk, kita perlu penghibur yang mampu dan mengerti segala kesusahan kita, Roh Kudus memberikan penyertaan dan memberikan penghiburan yang kita perlukan. Disaat kita lagi susah, bingung atau lagi bad mood, Roh Kudus sanggup mengingatkan kita sama Firman Tuhan agar kita dapat melakukan aeperti yang dikehendaki oleh Tuhan atau disaat kita tidak mampu untuk berdoa, Roh Kudus lah yang tetap akan memampukan kita.

Bersyukurlah pada Tuhan jika Tuhan mengaruniakan padamu Roh Kudus yang menjadi “SAHABAT SELAMANYA” untuk kita yang menyertai dan tinggal diam di dalam kita semua. Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan, barkata-katalah kepada Roh Kudus karena Dia ada didalam hati adik-adik semuanya

Ayat Hagalan

II Korintus 13:13 Kasih karunia Tuhan Yesus Kristus, dan kasih Allah, dan persekutuan Roh Kudus menyertai kamu sekalian.

Komitmenku hari ini

Aku bersyukur karena Roh Kudus selalu menyertaiku dan menolong aku, seperti seorang Sahabat yang selalu ada bersamaku

MEK – KCP