“IMAN YANG KREATIF”

“IMAN YANG KREATIF”

Renungan Harian Anak Sabtu, 15 Mei 2021

Ayat Bacaan : MARKUS 2:1-5

Selamat pagi Adik adik Elohim kids… Ayox siapa yang masih baru bangun ini,,,sudah mandi belum??kita harus lawan rasa malas atau mungkin bosan kita saat belajar firman Tuhan ya adik adik,percayalah firman Tuhan selalu memberikan kekuatan baru buat kita semua….Yux…….kita berdoa terlebih dahulu…..

Adik-adik pernah tidak lewat, melihat di TV  ataupun berkunjung ke kampung warna warni yang ada di malang??warna warni  dan gambar gambar yang ada pada rumah dan bangunan bangunan  disana, bagus dan kreatif ya adik adik ..terlihat sangat menarik mata untuk melihat. Atau pernah melihat bahkan mungkin di tempat tinggal adik-adik dimana satu desa yang membuat kerajinan kerajinan dari sampah plastik, seperti membuat pot bunga dari botol bekas,membuat tas dari bekas deterjen atau mie instan. Dari bahan yang sebenarnya tidak berguna tapi ditangan orang orang yang kreatif semua jadi bisa di bermanfaat lagi

Kreativitas berasal dari kata kreatif yang artinya memiliki daya cipta atau memiliki kemampuan untuk menciptakan. Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan segala sesuatu yang diperoleh dari hasil berpikir. Dan di Alkitab ada satu kisah tentang bagaimana orang orang yang mempunyai iman kepada Tuhan, menjadi kreatif.

Suatu Hari Yesus datang ke Kapernaum, tersiarlah kabar bahwa Dia ada di rumah. Begitu banyak orang datang ke situ, sehingga tidak ada lagi tempat. Yang datang bukan hanya orang-orang sehat, melainkan juga orang sakit, bahkan lumpuh. Dan, si orang lumpuh sangat perlu bertemu Yesus! Di sinilah timbul masalah. Sungguh tak mudah membawa seorang lumpuh untuk menembus kerumunan dan bertemu Yesus. Kesulitan yang muncul memaksa empat sahabat si lumpuh untuk berpikir dan mencari cara. Akhirnya, mereka menemukan cara terbaik, meski tak biasa, yang dapat menolong mereka mencapai tujuan. Mereka membuka atap dan menurunkan tilam tempat si lumpuh berbaring.

Kesulitan mengasah kreativitas.

Dari sikap sikap orang-orang yang membawa temannya yang lumpuh kepada Yesus untuk memperoleh kesembuhan dari Tuhan Yesus kita memahami bahwa salah satu wujud dari iman adalah kreativitas dalam mengatasi rintangan atau masalah. Kreativitas untuk mengatasi rintangann karena meyakini bahwa Tuhan tidak akan mengecewakan orang yang berharap kepada-Nya.

Dalam kehidupan sehari-hari,seringkali kita menjumpai kesulitan, masalah. Allah ingin kita bersikap cerdas saat menghadapi kesulitan.

Allah ingin kita menjalani hidup ini dengan cara-cara yang kreatif. Allah dapat menolong kita menemukan cara-cara yang tak biasa, agar dapat mengatasi kesulitan.

Percayalah bahwa Dia pasti memberi kita hikmat-Nya.yuxx adik adik  kita terus semangat  membangun keakraban dengan Tuhan dan bertumbuh dalam iman yang  akan diwarnai dengan sikap kreatif,

Ayat Hafalan:

Amsal 8:12. Aku, Hikmat tinggal bersama-sama dengan kecerdasan, dan aku mendapat pengetahuan dan kebijaksanaan.

Komitmen ku hari ini:

Tuhan aku mau terus membangun iman percayaku Kepada Engkau,pakailah cara cara Mu yang Luar biasa agar aku menjadi anak anak yang mempunyai iman yang kreatif.

YC – IFM

PENGUMUMAN :

Jangan lupa adik-adik semuanya, untuk mengikuti ibadah Elohim Kids di acara Sunday Funday Besok … hari minggu jam 08.15 di channel Youtube Elohim ministry dengan tema :

“Tuhan Dimuliakan”

Ayo kita bersukacita Bersama memuji Tuhan dan juga yang paling penting kita belajar Firman Tuhan.

Untuk Aktifitas besok adik-adik bisa mempersiapkan alat dan bahannya yaitu : kertas lipat 8 lembar (Satu Warna), 4 lembar kertas lipat warna warni, Spidol/Alat warna, Guntung dan Lem

Sampai jumpa besok ya … Tuhan Yesus memberkati.

“Kebijaksanaan Abigail”

“Kebijaksanaan Abigail”

Renungan Harian Youth, Sabtu 15 Mei 2021

Bahan Bacaan  : I Samuel 25

Syalooom… selamat pagi teman- teman remaja pemuda ELOHIM. Apa kabarnya hari ini? Semoga kita sehat dan selalu dalam lindungan Tuhan.

Setiap hari kita diperhadapkan oleh berbagai pilihan dalam kehidupan kita. Dari hal ini, bagaimana kita bersikap secara bijaksana untuk menentukan pilihan-pilihan tersebut. Saat ini kita mau belajar lewat kehidupan seorang wanita yang tertulis didalam Alkitab. Seorang wanita yang bijaksana, yang bernama Abigail. Dalam ayat kedua dan ketiga dari I Samuel 25 menjelaskan bahwa Abigail perempuan cantik yang mempunyai suami, Nabal seorang yang kasar dan jahat kelakuannya. Dari kehidupan Abigail bersama Nabal ini, kita dapat menarik pelajaran hikmat.

Yang pertama,  Tidak kompromi dengan hal-hal yang salah.

Entah sudah berapa lama Abigail hidup dengan Nabal, tapi pastinya Abigail akan merasa tidak nyaman dengan tingkahlakunya Nabal yang jahat dan kasar. Tapi disini kita dapat melihat Abigail tidak kompromi dengan dosa Nabal, melainkan tetap rendah hati dan berani tampil beda. Abigail tetap hidup dengan benar. Apakah dalam kehidupan kita sebagai anak muda, kita mudah kompromi dengan dosa? Dengan hal-hal yang salah? Dengan hal yang menyakiti hati Tuhan? Mari kita belajar dari Abigail, yang hidup dengan berhikmat dan tidak mau kompromi dengan dosa.

Amsal 14; 6 mengatakan,”Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman.”

Yang kedua, Menjadi Berhikmat

Yang dapat kita pelajari dari hidup Abigail adalah dengan hikmat, Abigail berani membuat keputusan dengan cara yang tepat diwaktu yang tepat. Terbukti dalam I Samuel 25 ayat 24, 26 dan 36-37. Dari ayat-ayat ini kita dapat melihat Abigail membuat keputusan-keputusan dengan cara yang tepat dan waktu yang tepat.

Ayat 24, Abigail memohon kepada Daud untuk menanggung segala apa yang diperbuat oleh Nabal, karna ia adalah suaminya.
Di ayat 26, sempat-sempatnya Abigail mengingatkan Daud untuk tidak berbuat dosa dengan membunuh.
Ayat ke 36-37, Abigail berbicara jujur kepada Nabal tentang apa yang diperbuatnya terhadap Daud dan pasukannya, dengan cara dan waktu yang tepat.

Saat hikmat digabungkan dengan tindakan, maka dapat menyelamatkan keluarga, medamaikan pihak yang bertengkar, serta dapat mengubah dunia. Pastinya menggabungkan tindakan dengan hikmat  ini harus di tuntun dengan kasih.

Amsal 29: 11,”Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak meredakannya.”

Jika kita mengingat pengajaran Tuhan Yesus Kristus, siapakah mereka yang berhikmat? Dalam Matius 7:24-27, dinyakan bahwa orang yang berhikmat bukan saja mereka yang mengetahui saja tetapi bagaimana melakukan Firman Tuhan dalam kehidupannya setiap hari.

Matius 7:24 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.

Seorang pakar keuangan Kristen, Ronal Blue menuliskan:

Hikmat itu tidak diukur dari gelar akademis, tetapi dari apa yang dengan sadar kita perbuat. Hikmat itu bukan soal mempelajari kebenaran, melainkan menerapkan kebenaran dalam kehidupan.

Mari kita hidup dengan hikmat yang dari Tuhan; tidak kompromi dengan dosa, serta berani membuat keputusan-keputusan dengan cara dan waktu yang tepat. Lakukanlah setiap kebenaran yang telah kita terima dan ijinkan Roh Kudus untuk terus mengkoreksi hati kita setiap saat, supaya kita memiliki hati yang lembut dan dimampukan untuk menjadi pelaku-pelaku Firman Tuhan

Tuhan Yesus memberkati.

MW- Ads

PENGUMUMAN …

Buat rekan-rekan youth … jangan lupa nanti sore di chanel youtube Elohim ministry … Nanti sore ada EL-Rei jam 16.30 yang akan menemani kalian untuk memahami isu-isu yang banyak anak muda hadapi, dan tentunya kita akan belajar juga dari sudut pandang Firman Tuhan … dan tema kita nanti sore adalah “Pulang ke Rumah – Mudik”… sebuah tema yang cocok dengan situasi akhir-akhir ini, namun sebagai anak Tuhan ada moment mudik yang harus kita lakukan … apa dan bagaimana akan dikupas tuntas jadi jangan lupa saksikan El Rei nanti sore.

Dan Juga jangan lupa besok Ibadah Perayaan Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga di gedung gereja jam 06.00 pagi dan tentunya jangan lupa tetap dengan protokol kesehatan

Ibadah Sunday Funday jam 08.15 di channel youtube Elohim ministry.

“Keluar dari Keraguan”

“Keluar dari Keraguan”

Renungan Harian Sabtu, 15 Mei 2021

Bacaan: Lukas 24:38. “Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: “Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu?”

Shalom bapak, ibu dan saudara terkasih… semoga kita semua senantiasa ada dalam pemeliharaan Tuhan. Kata “Ragu-ragu” dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah bimbang, kurang percaya.  Terkadang kita dihinggapi keragu-raguan dalam menjalani kehidupan ini.  Terkadang kita dilanda rasa takut yang bahkan akhirnya menjadi ketakutan. Kita takut dan ragu-ragu karena kita tidak siap menghadapi kejutan dalam kehidupan.  Jika bapak, ibu dan saudara sedang dalam keragu-raguan mengikut TUHAN dan sedang takut menghadapi hari esok, sesungguhnya kita tidak sendirian.

Hari-hari ini ada banyak orang sedang meragukan apakah TUHAN itu benar-benar ada. Ada banyak orang yang pesimis akan hari depannya.  Hari ini ada berita baik.  Ingatlah bahwa TUHAN tidak pernah berjanji kemudian mengingkarinya.  Jika TUHAN sudah berjanji pasti DIA akan genapi.

Bilangan 23:19 "Allah bukanlah manusia, sehingga IA berdusta, bukan anak manusia, sehingga IA menyesal.  Masakan IA berfirman dan tidak melakukannya atau berbicara dan tidak menepatinya?"

dalam terjemahana Bahasa Indonesia Masa Kini tertulis demikian; Allah tidak seperti manusia, yang gampang menyesal dan suka berdusta.  Bila Allah berjanji, pasti IA tepati!.  Bila IA berbicara, tentu akan terlaksana!.”

Bapak, ibu dan saudara yang terkasih, mengacu kepada pengalaman murid-murid,

Bagaimanakah supaya kita dapat keluar dari  keragu-raguan?

Yang Pertama, Bersiaplah – Lukas 24:36-37.

TUHAN kita selalu siap memberi kejutan indah bagi kita.
Dalam bacaan kita hari ini dikisahkan murid-murid Yesus sangat terkejut saat Yesus menampakkan diri di tengah-tengah mereka. Yesus menampakkan diri dengan tubuh kemuliaan, sehingga murid-murid-Nya sangat terkejut dengan kehadiran Yesus secara  supranatural. Sesungguhnya murid-murid sangat kaget dan tidak siap dengan kehadiran Yesus. Sebenarnya Yesus sedang memberikan kejutan indah kepada para murid-NYA. Siap tak siap akan selalu ada kejutan terjadi. Namun inilah yang membedakannya, Yesus memberikan kejutan indah dan membangkitkan rasa syukur, sedangkan iblis memberikan kejutan yang menakutkan. Bersiaplah mengalami kejutan indah dari TUHAN.

Yang kedua, Percaya saja – Luk 24:38-41.

Dalam teks kita tertulis bahwa Yesus tidak hanya memberi kejutan indah kepada para murid-NYA, namun Yesus juga memberi bukti bahwa IA TUHAN.  DIA telah bangkit tepat seperti apa yang telah dikatakan-NYA (Lukas 16:21. 17:22,23. 20:18,19). 

Jangan ragu-ragu kepada TUHAN. 
Belajarlah percaya kepada TUHAN.

Yesus adalah TUHAN, ALLAH, RAJA dan JURUSELAMAT. Masihkah bapak, ibu dan saudara meragukannya? Sejak dari hari kebangkitan-NYA, sudah ada usaha untuk menghapuskan berita kebangkitan itu (Matius 28:11-15).  Ada juga berita yang  mengatakan bahwa yang disalibkan adalah Yudas Iskariot namun berita ini adalah hoax yang disebarkan oleh orang yang tak bertanggung jawab agar banyak orang tidak mengakui ke-TUHAN-an Yesus.

Bapak, ibu dan saudara sekalian.  Yesus adalah benar-benar TUHAN yang disalibkan dan mati di kayu salib, kemudian IA dikuburkan di dalam goa dan terjadilah kegentaran di saat dimana Yesus bangkit dari kematian pada hari yang ke-tiga.  Jika kita pergi ke kubur Yesus, maka kita akan menemukan kubur kosong. Tak ada yang menyembunyikan Yesus, sebab IA sudah bangkit. Saat ini Yesus ada di sorga untuk menyediakan jaminan kehidupan kekal bagi kita orang yang percaya kepada-NYA.

Oleh sebab itu jangan pernah meragukan TUHAN, DIA tahu yang terbaik bagi kita.  Tetap percaya kepada Yesus dan mintalah hikmat-NYA dalam menjalankan pekerjaan dan tanggung jawab yang sudah dipercayakan TUHAN kepada kita. 

Amin,  Tuhan Yesus Memberkati.

DS

Ibadah Perayaan Kenaikan Tuhan Yesus ke Sorga

Minggu 16 Mei 2021
Jam 06.00
Di Gedung Gereja GPdI ELohim Batu
Jl. Diponegoro No. 125 Batu